Pengalaman Operasi Cabut Kuku (Cantengan)
Cantengan atau istilah medisnya ingrown nail, yaitu pertumbuhan kuku yang tidak wajar, biasanya kearah dalam daging, sehingga menimbulkan rasa sakit dan apabila dibiarkan akan menjadi bernanah atau berdarah. Kondisi ini memang sangat mengganggu dan menyakitkan.
Seperti yang aku alami dari Akhir Bulan Juli 2021, awalnya karena kesalahan memotong kuku jari jempol terlalu pendek, lalu jempolnya terbentur kursi, memakai sepatu yang sesak, lengkap sudah. Semakin lama kuku jempol ku terasa sakit.
Penanganan awal aku memakai salep/cream cantengan yang ak beli di Apotek, dan Revanol untuk mencegah infeksi. Tapi tidak membantu menyembuhkan, hanya megurangi rasa sakitnya sementara.
Hingga, hari Jumat pagi, tiba-tiba kuku jempol berdarah, warna merah dan kental, dengan tekad yang kuat aku memutuskan untuk melakukan Operasi Cabut Kuku di Klinik Bunga Melati Panjaitan Kota Malang, karena Faskes 1 ku disana. Setelah mengumpulkan informasi, kapan tutupnya, memutuskan hari Sabtu saja, karena jadwal kerja sampai jam 12.00 WIB.
Tetapi, pas sampe sana ternyata Dokter Umum hanya sampai jam 12.00 sedangkan aku datang jam 12.30, sehingga diarahkan ke Klinik Bunga Melati Jaksa Agung Suprapto Malang. Untuk tindakan operasi hanya bisa dilakukan di Klinik Bunga Melati Panjaitan, itupun menunggu jadwal, jadi tidak bisa langsung saat itu juga.
Aku ragu-ragu donk, akhirnya memutuskan ke IGD RS Lavalete saja lah. Kalo memang bayar Mandiri ya sudah, asal segera ditangani.
![]() |
| Antruan Pasien Mandiri RS Lavalette Malang (dok. Pribadi) |
Jam 13.00 wib meluncur ke IGD RS Lavalete. Disana, di cek saturasi, cek suhu, ditanya-tanyain keluhannya, karena kondisi cantengan ku ini sudah infeksi > 50% jadi opsi satu-satunya tindakan cabut kuku, daripada nanti menjalar kemana-mana malah behaya.
Okelah, ini juga operasi cantengan ku yang kedua, terakhir 2015 yang lalu, Operasi Cabut kuku nya juga di RS Lavalete.
Setelah melakukan pendaftaran, tandatangan tindakan dokter.
![]() |
| Ruang IGD RS Lavalette Malang (dok. Pribadi) |
Akhirnya mulai dilakukan tindakan. Pertama, dikasi bius local, sebanyak 5X suntikan, baru merasuk biusnya. Yang sakit pas disuntik biusnya, pas dilepas, gak terlalu kerasa, tau-tau sudah pake perban yang tebeelll banget. Dan gak boleh kena air selama 3 hari. Hem….
Setelahnya dikasi obat, yang terdiri dari Antibiotik, Pereda Nyeri dan Vitamin.
1 Jam setelahnya mulai kerasa cenat cenut, mungkin efek bius nya sudah hilang.
Reminder untuk kedepannya supaya tidak terjadi lagi yang Namanya Cantengan, yaitu :
1. Jangan memotong kuku terlalu pendek.
2. Jangan memakai sepatu yang terlalu sesak
3. Jika sudah terasa cantengan segera ditangani, ke dokter untuk diperiksa apa perlu tindakan atau hanya pengobatan luar/oral.
Untuk biaya operasi cabut kuku ini, total Rp. 295.000,- , untuk obatnya Rp. 77.000,-
![]() |
| Kwitansi Pembayaran (dok. Pribadi) |
Kalo mau pake BPJS dan keadaannya gak seurgent ini, mungkin bisa. Tapi karena aku bisa dibilang telat penanganan, jadi yah bayar sendiri sajalah. Sudah cukup 2X ini aja, jangan lagi-lagi.
Jempol kanan sudah, Jempol kiri sudah, Kanan Kiri Oke lah. Hehehe….





Comments
Post a Comment